Cuaca Ekstreem di Akhir Tahun Dorong Kenaikan Harga Pangan

Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumatera Utara (Sumut) Gunawan Benjamin mengatakan, beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan diantaranya adalah bawang merah. Sejauh ini bawang merah dijual di kisaran Rp35 ribuan yang paling mahal. Padahal di pekan lalu sempat dikisaran Rp30 ribu hingga Rp32 ribu yang paling mahal di tingkat pedagang pasar tradisional.
Bawang putih juga demikian, mengalami kenaikan dikisaran harga 28 ribu Rupiah per Kg. Padahal sebelumnya sempat diperdagangkan dikisaran Rp24 ribuan per Kg.
"Harga bawang merah dan bawang putih menjadi salah satu penyumbang kenaikan harga yang paling besar," kata Gunawan Benjamin di Medan, Minggu (15/11/2020).
Cabai merah juga demikian, di beberapa pedagang di pasar tradisional cabai merah kembali menyentuh Rp40 ribu per Kg. Padahal di pekan lalu harganya sempat berada di kisaran Rp34 ribuan per Kg. Namun berbeda dengan cabai merah, caba rawit di beberapa pedagang pasar tradisional harganya turun di kisaran Rp25 ribuan per Kg.
Setelah harga cabai rawit sempat mengalami kenaikan hingga mencapai Rp30 ribu per Kg nya. Sementara itu, komoditas yang turun selanjutnya adalah daging ayam. Paling mahal dikisaran Rp34 ribuan per Kg. Dan sempat menyentuh Rp36 ribu per Kg sekitar sepekan yang lalu.
"Jadi memang sebaiknya TPID mewaspadai kemungkinan potensi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut. Jangan sampai lengah, di akhir tahun ini harga sejumlah kebutuhan pokok bisa saja naik akibat cuaca ekstrim yang sulit diperkirakan," pungkasnya. (Red)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Cuaca Ekstreem di Akhir Tahun Dorong Kenaikan Harga Pangan "
Posting Komentar