Naik 1,06 Persen, NTP Sumut di Desember 2020 115,21

Kepala Badan
Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut Syech Suhaimi mengatakan, kenaikan NTP
Desember 2020 disebabkan oleh naiknya NTP pada empat subsektor, yaitu NTP
subsektor Tanaman Hortikultura sebesar 3,37 persen, NTP subsektor Tanaman
Perkebunan Rakyat sebesar 2,11 persen, NTP subsektor Peternakan sebesar 0,35
persen, dan NTP Subsektor Perikanan sebesar 0,68 persen.
“Sementara
untuk NTP subsektor Tanaman Pangan turun
sebesar 1,45 persen,” ujar Syech Suhaimi di Medan, Rabu (6/1/2021).
Syech
mengatakan, penurunan NTP subsektor Tanaman Pangan dikarenakan Indeks harga
yang diterima petani (It) mengalami penurunan sebesar 0,73 persen, sementara
Indeks harga yang dibayar petani (Ib) mengalami kenaikan 0,73 persen.
“Perubahan
yang terjadi pada It karena indeks kelompok padi turun sebesar 0,37 persen
yaitu dari 99,74 menjadi 99,37 dan indeks kelompok palawija turun sebesar 1,90
persen yaitu dari 106,88 menjadi 104,85. Di sisi lain, perubahan kenaikan pada
Ib terjadi karena perubahan IKRT naik sebesar 0,92 persen dan indeks BPPBM naik
sebesar 0,05 persen.,” katanya.
Ditambahkannya,
untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP), pada Desember 2020
sebesar 116,68 atau naik sebesar 1,70 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.
Kenaikan
NTUP disebabkan oleh naiknya NTUP empat subsektor pertanian, yaitu NTUP subsektor
Hortikultura sebesar 3,90 persen, NTUP subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat
sebesar 2,82 persen, NTUP subsektor Peternakan sebesar 0,76 persen, dan NTUP
subsektor Perikanan sebesar 1,10 persen.
“Sedangkan
NTUP subsektor Tanaman Pangan turun sebesar 0,78 persen,” tutupnya.
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Naik 1,06 Persen, NTP Sumut di Desember 2020 115,21"
Posting Komentar