Peringatan Isra Mikraj 1442 H DWP Sumut, Nawal : Semoga Mewujudkan Generasi Taat Ibadah

Hal tersebut
disampaikan Penasihat DWP Sumut Nawal Lubis didampingi Wakil Penasihat DWP
Sumut Sri Ayu Mihari pada acara Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1442
H, di Kantor DWP Sumut Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 8 Medan, Rabu (17/3/2021).
Acara yang digelar DWP Sumut ini juga diikuti para pengurus DWP Kabupaten/Kota
secara virtual.
"Hari
ini kita laksanakan tidak seperti biasa, kita diharapkan tetap mematuhi
protokol kesehatan. Kegiatan ini mengingatkan kita tentang peristiwa perjalanan
Nabi Muhammad SAW yang mendapat perintah salat. Semoga dengan kegiatan ini
dapat mewujudkan generasi taat ibadah," ucap Nawal.
Acara
tersebut juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan Ustaz Hasbi Al Mawardi
Lubis. Nawal berharap, para anggota DWP Sumut dapat mengambil hikmah dari
tausiyah yang disampaikan tersebut. Serta mengimplementasikannya dalam
kehidupan sehari-hari, terutama untuk mengajak keluarga agar lebih taat dalam
beribadah.
"Kami
harapkan, ibu-ibu dapat mendampingi dan menuntun anak-anak kita, agar dapat
melaksanakan ibadah salat ini. Karena Isra Mikraj Nabi Muhammad merupakan
perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan salat lima waktu,"
katanya.
Ketua DWP
Sumut Linda Haris Lubis dalam kesempatan itu mengatakan, dengan kegiatan ini,
meski dalam masa pandemi Covid-19, diharapkan dapat memberikan asupan spiritual
bagi batin, dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. "Mudah-mudahan
seluruh materi dapat menambah ilmu yang dapat meningkatkan kualitas kita dalam taat beribadah,"
katanya.
Sementara
Ustaz Hasbi Al Mawardi Lubis dalam tausiyahnya menyampaikan beberapa poin
penting mengenai peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, yakni perjalanan
Rasulullah dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, kemudian dari Masjidil
Aqsa menuju Sidratul Muntaha.
Dijelaskan
Hasbi, perjalanan yang luar biasa itu dilaksanakan Rasulullah dalam waktu yang
sangat singkat, yakni hanya dalam satu malam saja. Kalau dicerna dengan akal
dan logika manusia tentulah akan menolaknya dan manusia pertama yang menolak Isra
Mikraj ini adalah Abu Jahal.
"Namun
bagi kaum muslimin, tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT. Manusia pertama
yang menerima Isra Mikraj Nabi Muhammad adalah Abu Bakar As Siddiq, dan di sini
Allah SWT ingin melihat siapa hambanya yang meyakini akan perjalanan
tersebut," jelas Hasbi.
Poin penting
yang dapat dikutip dalam Isra Mikraj ini, menurut Hasbi, antara lain untuk
meraih kesuksesan di dunia dan akhirat, harus melaksanakan salat dengan khusuk.
Kemudian, peristiwa Isra Mikraj juga
mengingatkan manusia untuk tetap sabar dalam menjalani kehidupan dunia.
"Jangan
sampai kita sukses di dunia, namun gagal di akhirat. Pelajaran yang dapat kita
petik adalah untuk dapat memotivasi diri agar maju dan berdaya guna bagi orang
lain. Hingga selamat di dunia dan akhirat," katanya. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "Peringatan Isra Mikraj 1442 H DWP Sumut, Nawal : Semoga Mewujudkan Generasi Taat Ibadah"
Posting Komentar