Tahun 2021, JFX Targetkan Transaksi Bisa Capai 11,1 Juta Lot

"Di tahun 2020, transaksi yang dibukukan
JFX mendekati 9,5 juta lot. Tentunya pencapaian ini adalah berkat partisipasi
dan upaya terbaik dari para perusahan pialang berjangka yang merupakan anggota
JFX, salah satunya PT Best Profit Futures ini," ujar Direktur Utama PT
Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX), Stephanus
Paulus Lumintang dalam paparan kinerja PT Best Profit Futures (BPF) di Medan,
Kamis (4/3/2021).
Paulus menyebutkan, kenaikan transaksi ini
menunjukkan sebuah tren positif atas perdagangan berjangka komoditi sebagai
salah satu instrumen investasi di Indonesia. Selama 2020 kenaikan transaksi
tertinggi ini juga diakibatkan animo masyarakat yang tinggi diimbangi dengan
cara-cara penjelasan yang mudah dimengerti.
"Tahun ini kami diberi target sebesar
11,1 juta lot. Ini adalah sebuah target yang terukur. Kita optimis namun kita
gencar melakukan upaya sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan jumlah
nasabah dan lebih memperkenalkan industri perdagangan berjangka komoditi ke
berbagai kota di Indonesia," sebut Paulus.
Dikatakannya, dalam memilih investasi, hal yang perlu
dicermati adalah mengenai legalitas dari perusahaan. Pastikan agar perusahaan
itu merupakan perusahan legal dan dapat izin dari Badan Pengawas Perdagangan
Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan merupakan anggotan JFX.
"Ini juga memaksimalkan agar menimbulkan
rasa percaya kepada investor-investor di Indonesia. Selama ini untuk anggota
yang melakukan pelanggaran berat pihaknya akan melakukan pencabutan Surat
Persetujuan Anggota Bursa (SPAB)," katanya.
Ke depannya agar tidak terjadi pelanggaran
pihaknya memberlakukan aturan yang ketat dan monitoring secara berkala untuk
meminimakan terjadinya pelanggaran yang sifatnya berat.
"Hingga saat ini total sekarang ada 73
anggota. Kita sedang memproses ada beberapa anggota baru sekitar dua tahun ini.
Namun yang lebih banyak adalah proses pembukaan cabang," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan cabang BPF
Medan, Kartomo menargetkan pertumbuhan 25 persen di 2021 ini. Untuk pertumbuhan
nasabah selama 2020 ada penambahan 278 nasabah baru.
"Tahun ini kita targetkan ada 350 nasabah
baru. Sedangkan transaksi 2021 ditargetkan 125 ribu lot. Untuk mencapai target
ini upaya yang kita jalankan cukup banyak. Di sisi lain, animo masyarakat juga
semakin meningkat," katanya.
Program vaksinasi yang saat ini terus berjalan juga diharapkan membantu optimistisme tercapainya target ini.
"Artinya dalam kondisi begini kita masih sehat dan bisa berinvestasi dengan cara yang benar melalui edukasi yang kita kedepankan. Kita sangat optimis kita bisa capai target pertumbuhan ini," tutupnya. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk " Tahun 2021, JFX Targetkan Transaksi Bisa Capai 11,1 Juta Lot "
Posting Komentar