IHSG Berbalik ke Zona Hijau, Ternyata Ini Penyebabnya
LensaMedan - Data indeks kepercayaan konsumen AS mengalami penurunan yang cukup tajam menjadi 98.3 pada bulan Februari.Indeks kepercayaan konsumen AS atau consumer confidence index yang menjadi indikator kepercayaan masyarakat AS dalam berbelanja ini jauh lebih rendah dari rilis bulan sebelumnya yang masih berada di level 105.3.
Analis Keuangan Sumatra Utara (Sumut), Gunawan Benjamin, mengatakan, respon pasar saham di Asia pada perdagangan pagi ini juga relatif tidak banyak memberikan perubahan besar.
Mayoritas kinerja bursa di Asia pada perdagangan pagi ini menguat.
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada perdagangan sebelumnya mengalami tekanan signifikan, pada pagi ini dibuka menguat di level 6.643.
Memburuknya data indeks kepercayaan konsumen AS sejauh ini telah menekan imbal hasil US Treasury 10 tahun dekati 4.28%.
"Data ekonomi AS memberikan indikasi kuat bahwa ekonomi AS tengah berpeluang alami perlambatan di masa depan. Sehingga spekulasi tentang pemangkasan bunga acuan kembali mencuat," kata Gunawan di Medan, Rabu (26/2/2025).
Spekulasi tersebut menurut Gunawan telah memicu tekanan pada mata uang Dolar AS.
Namun sayangnya mata uang Rupiah masih tertekan pada perdagangan pagi ini yang terpantau melemah ke level 16.365 per Dolar AS.
"Dan pelemahan Rupiah ini akan jadi beban bagi kinerja IHSG yang diproyeksikan akan berada dalam rentang 6.600 hingga 6.700 pada perdagangan hari ini," terangnya.
Di sisi lain, harga emas ditransaksikan lebih rendah di level US$2.919 per ons troy, atau sekitar Rp1,54 per gram. (*)
(Medan)
Belum ada Komentar untuk "IHSG Berbalik ke Zona Hijau, Ternyata Ini Penyebabnya "
Posting Komentar